Tirta.KA
LAHAT, BKO.com – Setelah Hampir dua pekan berlangsung Gas elpiji menghilang dari peredaran, saat ini masyarakat kabupaten lahat kebingungan mencari suplai persediaan Gas tersebut. Demikian sejumlah cuitan masyarakat kota lahat di medsos akhir akhir ini.
Untuk diketahui Saat ini dikabupaten lahat terdapat 6 agen dan 273 pangkalan Gas yang tersebar di seluruh kabupaten lahat, namun hal tersebut tidak menjadikan suplai gas menjadi lancar sampai ketangan pembeli atau pengguna gas elpiji bersubsidi yang khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kategori rumah tangga miskin ( RTM )
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh awak media ini, pangkalan gas dalam kota lahat Cv. Sentra Mandiri Lahat, Yang dimiliki oleh Darwis Effendi yang terletak di kelurahan lahat tengah tetap buka dari jam 08.00 hingga 15.00 WIB berdasarkan stock gas yang dimiliki, dan tetap mendistribusikan Gas 3 kilogram sesuai harga eceran tertinggi untuk Gas melon/Gas elpiji tersebut.
” kami masih njual Gas dengan harge ye resmi isakdi pemerintah,” ucap Asmawati istri Darwis effendi.
Terkait surat himbauan dengan nomor : 140/682/DPM/III/2020 yang ditanda tangani oleh kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa kabupaten lahat Ekman Muliadi S.sos tertanggal 15 oktober 2020 adalah untuk menindak lanjuti surat dari Bupati Lahat Tertanggal 12 oktober 2020 Nomor: 500/778/VII/2020 Tentang pengumpulan data masyarakat penerima LPG 3 kilogram Bersubsidi, hal tersebut dimaksudkan agar penggunaan dari gas LPG bersubsidi tersebut Tepat sasaran.***