BKo, EMPATLAWANG – Isu penghapusan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Empat Lawang pada 2021 mendatang, dibantah langsung oleh Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad.
Joncik memastikan, TPP ASN di tahun 2021 dipastikan ada dan tidak akan dihilangkan 100 persen. Meski demikian, mantan anggota DPRD Provinsi Sumsel ini mengakui, besaran angka disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan daerah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
Pasalnya, kondisi keuangan sekarang ini banyak sekali penurunan, diantaranya Dana Alokasi Umum (DAU) yang setiap tahun naik karena banyak faktor misalnya penambahan jumlah pegawai, kini harus menerima kenyataan pengurangan sampai diangka Rp 42 Milyar.
“Kita akui keadaan keuangan kita menurun drastis, jadi kita sesuaikan kemampuan keuangan, yang pasti tidak hilang,” ujar Joncik ditanya wartawan usai menghadiri acara penutupan dan penyerahan hasil TMMD TNI di Kecamatan Pendopo, kemarin.
Sementara secara terpisah, beberapa abdi negara di Empat Lawang mulai resah. Pasalnya, dikhabarkan bahwa TPP 2021 nanti akan dipangkas bahkan dihilangkan sama sekali.
Seperti yang disampaikan Marsi, mengaku terkejut dengan isu beredar bahwa TPP 2021 dihapus. Padahal TPP sangat dibutuhkan semua Abdi negara di Empat Lawang, sebagai motivasi, disiplin dan tanggungjawab bekerja. Namun pihaknya hanya pasrah, jikapun hal itu diputuskan pemerintah kahupaten Empat Lawang, hanya saja menyayangkan karena ASN Empat Lawang tidak lagi menerima honor kegiatan.
“Honor kegiatan tidak boleh lagi, sementara TPP dihapus, mana lagi pemicu kerja kita,” ujar Marsi.
Selanjutnya Marsi mengharapkan, TPP masih terus dikucurkan karena sangat diharapkan semua abdi negara di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Apalagi mengingat masa pandemi corona, bisa membantu meringankan kebutuhan rumah tangga.
“Alhamdulillah kalau tidak di hilangkan TPP, sangat membantu kami,” pungkasnya.
Prima
Editor : Redaksi